hari ini hari terakhir UMB (ujian masuk bersama, yang mana kami di uji kemampuan IPA). tadi rasa-rasanya sih sulit, (ga tau de yang lain gimana) soalnya lembar jawabanku banyak yang kosong. nah, ketika waktu ujian udah menipis, ibu pengawas yang udah bosan iseng2 nyamperin ke kursi anak-anak, ngomentarin hasil kerjaan mereka.
baris pertama : pengawasnya melihat ljk peserta, terus berkomentar “ini sama yang ini kok kosong? susah ya? saya mengerutu (dalam hati) “wah kurang kerjaan nih, bikin down nanti..”
baris kedua : pengawasnya berjalan santai ke baris yang kedua, meneliti, dan berkomentar kira2 seperti “loh ini juga kosong, kok banyak yang kosong..”
baris ketiga : pengawas sepertinya sudah mendapatkan surveinya. “nomor1 sama nomor 2 banyak yang kosong ya, sepertinya ujiannya sulit ya..” (aku liat ljk ku. damn! nomor 1&2 ku juga kosong)
akhirnya dia dibarisanku. aku sengaja nutupin ljk pakai soal, biar gak diliat, eh malah disuruh kasi tunjuk.. ya aku kasi tunjuk deh. dia diam sebentar, nanya sekolahku.
“sekolah dimana?”
“sutomo, bu”
“medan?”
“iya bu”
“oh bagus itu..”
rasa bangga muncul di hatiku, dia kemudian seperti menghitung sambil menunjuk-nunjuk di LJK ku, terus bilang: “banyak juga ya..”
senanglah aku.. gimana nggak, dipuji kayak gitu. tunggu dulu. ada yang salah. tadi dia ngitung apa ya?
omg, tadi dia ngitung yang kosong! jadi maksudnya tadi.. dia bilang.. banyak juga ya.. (yang kosong)
T_T ( buset dah)
ya udah deh.. yang penting udah selesai. aku dah bisa ngenet.. (gak penting banget yak?)